TEMPAT-TEMPAT BERDHARMAYATRA

PAHALA BERDHARMAYATRA

1.             Pahala yang didapat dari berdharmayatra sangat besar sekali. Karena berdharmayatra dengan disertai niat dan kemauan yang tulus  akan membantu dan menentukan kelahiran kita dialam yang penuh dengan kebahagiaan (terlahir disurga)

2.             Dalam Mahaparinibbana Sutta Sang Buddha menjelaskan dharmayatra kepada Ananda, sebagai berikut:  “ Ananda, bagi mereka yang dengan keyakinan kuat melakukan ziarah ke tempat-tempat yang ada hubungannya dengan dhamma, maka setelah meninggal dunia, mereka akan terlahir kembali di alam surga”.

3.             Ketika kita berada di tempat dharmayatra sebaiknya kita merenungkan sifat luhur dari Sang Buddha dan kita berusaha melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
  
TEMPAT-TEMPAT BERDHARMAYATRA

1.             Sang Buddha menyebutkan ada empat tempat yang wajib dikunjungi oleh umat Buddha, al:
a.   Taman Lumbini
        adalah tempat dimana Pangeran Siddharta dilahirkan dibawah pohon sala kembar pada tahun 623 SM, ketika ibunya dalam perjalanan kerumah neneknya ke Kerajaan Devadaha. Setelah sampai ditengah hutan Ratu Mahamaya bermaksud istirahat, lalu melahirkan seorang putra dengan posisi berdiri dibawah pohon sala kembar dengan tangan memegang ranting. Bayi yang baru lahir langsung bisa berjalan 7 langkah dimana bekas langkahnya tumbuh bunga teratai. Dilangkah terahir bayi tersebut langsung mengangkat tangan dengan berkata : “ Akulah pemimpin dunia ini, Akulah teragung didunia ini, Akulah tertua didunia ini, Inilah kelahiranku yang terakhir”.
        Di Taman Lumbini terdapat Pilar Asoka dan dibangun Vihara bernama Mayadevi

b.     Buddha Gaya
                    adalah tempat dimana Pertapa Gautama menjadi Buddha pada tahun 588 SM, stelah bertapa selama 6 tahun dengan cara menyiksa diri. Pertapa Gautama bertapa dibawah pohon Bodhi (Ficus Religiosa). Ditempat ini telah dibangun Stupa Maha Bodhi dengan tinggi 170 kaki. Ketika bertapa Pertapa Gautama duduk beralaskan rumput pemberian seorang pemuda bernama Sothiya. Tempat duduk Pertapa Gautama yang terletak dibawah pohon bodhi disebut VAJRASANA. Dan diatas tempat inilah Pertapa Gautama bermeditasi hingga akhirnya menjadi Buddha.

c.     Taman Rusa Isipatana
adalah tempat dimana Sang Buddha membabarkan khotbah pertama kali kepada lima orang pertapa. Khotbah pertama ini dikenal dengan nama “Dhammacakkapavatthana Sutta = khotbah pemutaran roda dhamma yang pertama”. Isi khotbah ini tentang empat kesunyataan Mulia. Di tempat ini telah dibangun dua buah stupa oleh Raja Asoka yaitu Dhamek Stupa dan Dharmarajika stupa. Kedua stupa tersebut telah dirusak atau dihancurkan oleh Jagad Signh  dari Benares pada tahun 1794. Tidak jauh dari kedua stupa tersebut tepatnya sebelah utara dibangun MULAGANDHAKUTI yang berfungsi sebagai tempat kebaktian. Lalu sebelah baratnya didirikan Pilar asoka terletak persis dimana Sang Buddha membentuk Sangha pertama kali.

d.     Kusinara
adalah tempat dimana Sang Buddha Parinibbana(wafat) pada tahun 543 SM pada usia 80 tahun. Jenasah sang Buddha dikremasi pada hari ke delapan setelah kematiannya dengan tubuh dibungkus 500 lembar kain kafan dan dari manusia dan para dewa. Suatu keajaiban terjadi yaitu kain terluar dan kain terdalam diterbakar. Untuk mengenang Sang Buddha ditempat ini didirikan Mahaparinibbana Stupa dan Vihara dengan Buddha Rupang besar dengan posisi tidur. Untuk memperingati tempat dimana jasad Sang Buddha dikremasi maka dibangun Makutabandhana Cetiya (Stupa Kremasi).

Ke-empat tempat tersebut diatas telah disarankan oleh sang Buddha untuk dikunjungi. Tetapi setelah Sang Buddha Parinibbana, umat Buddha berdharmayatra bukan hanya ketempat-tempat yang dipandang penting oleh umat Buddha yang berhubungan dengan kehidupan Beliau. Tempat tersebut, al:
1.       Rajagaha
        Adalah ibukota Magadha, yang diperintah oleh Raja Bimbisara. Kerajaan Magadha telah runtuh, namun tidak menyurutkan niat kita untuk mengunjungi karena disini masih terdapat bukit yang bernama Gijjhaguta atau puncak burung nazar. Dipuncak bukit ini Sang Buddha sering tinggal.
        Didekat bukit ini terdapat Goa satapani, yaitu tempat Sidang sangha pertama dimana bhikkhu Ananda mengulang Sutta Pitaka dengan dihadiri oleh 500 orang bhikkhu Arahat dipimpin oleh bhikkhu Maha Kassapa Thera.

2.       Savatthi
Adalah ibukota Kerajaan Kosala. Ditempat ini terdapat vihara Jetavana yang didirikan oleh Anathapindika. Di Vihara ini terdapat Gandhakuti. Selain tempat tersebut masih banyak tempat di India seperti Nalanda, Vesali, Sankisa adalah tempat dimana Sang Buddha turun dari Surga Tavatimsa setelah mengajar dhamma di alam tersebut.